HMI Minta Gubernur NTB Perjelas Anggaran Beasiswa S2 Luar Negeri

HMI Minta Gubernur NTB Perjelas Anggaran Beasiswa S2 Luar Negeri
Foto: Ketua Umum HMI Badko Nusra saat orasi depan Mapolda NTB

Mataram (DetikNTB.com),- Perekrutan mahasiswa pascasarjana ke luar negeri (S2  LN) oleh Pemerintah Provinsi NTB diperpertanyakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam Badan Kordinasi Nusa Tenggara (HMI Badko Nusra).

Ketua Umum HMI Badko Nusra, Rizal Mukhlis, meminta kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimasyah untuk menjelaskan terkait anggaran perekrutan mahasiswa pascasarjana ke luar negeri.

“Apakah program Gubernur ini menggunakan APDB atau bagaimana,?” tanya Rizal, Senen (10/06) kepada media ini.

Jika program tersebut tidak menggunakan APBD, Rizal berharap pak Gubernur lebih terbuka kepada masyarakat NTB atas sumber anggaran beasiswa itu.

Apalagi katanya, diduga setiap calon penerima Beasiswa ke Malaysia ini dibebankan anggaran lebih dari satu juta rupiah

“Inikan pemerasan terhadap Aktivis yang mau melanjutkan S2 ke Luar Negeri,” ujarnya.

Belum lagi yang dinyatakan lolos pada tahap seleksi selanjutnya sekitar 253 pelamar, sementara yang diambil hanya 20 orang, berarti menurutnya, ada sekitar 233 orang yang akan tereliminasi dan hanya diambil uangnya saja.

“Gubernur NTB Harus mengevaluasi kinerja LPP dan segera mengklarifkasi kaitan dengan biaya Rp 1 Juta lebih untuk mengikuti tes tersebut,” imbuhnya. (Iba)