HMI Badko Bali Nusra: Wabup Dahlan Janganlah Seolah-Olah

HMI Badko Bali Nusra: Wabup Dahlan Janganlah Seolah-OlahReviewed by adminon.This Is Article AboutHMI Badko Bali Nusra: Wabup Dahlan Janganlah Seolah-OlahMataram,- Mantan Koordinator Badan Koordinasi HMI Bali Nusa Tenggara (Badko HMI Bali Nusra) Arif Kurniadin mengkritik pernyataan Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer yang membuat masyarakat resah dan gaduh terhadap pernyataannya yang dimuat oleh media online baru-baru ini. Menurut Arif, pernyataan yang sampaikan Dahlan di ruang publik seharusnya mendidik masyarakat bukan malah membuat pernyataan […]
Foto: Mantan Koordinator HMI Badko Bali Nusra Arif Kurniadin

Mataram,- Mantan Koordinator Badan Koordinasi HMI Bali Nusa Tenggara (Badko HMI Bali Nusra) Arif Kurniadin mengkritik pernyataan Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer yang membuat masyarakat resah dan gaduh terhadap pernyataannya yang dimuat oleh media online baru-baru ini.

Menurut Arif, pernyataan yang sampaikan Dahlan di ruang publik seharusnya mendidik masyarakat bukan malah membuat pernyataan yang gaduh hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta berbagai pihak di Bima.

Baca juga: 

Video! Kartu Merah Untuk Bupati Bima di Acara Festival Rimpu di Monas

“Janganlah seolah-olah pak Dahlan, ucapan anda sebagai wakil pimpinan daerah menjadi tak terkendali di tengah masyarakat Bima,” kritik Mantan Aktivis HMI Cabang Mataram, Selasa (18/12) sore saat ditemui oleh media ini di Mataram.

Soal beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk Direktur RSUD Bima yang tidak merespon Wakil Bupati Bima saat menghubunginya via telfon tersebut kata Arif Gebis, harusnya tidak dibicarakan di ruang publik, apalagi visi Bima Ramah menjadi jargon Kepemimpinan Dinda-Dahlan harus benar-benar terelisasi sebagai arah pembangunan Bima.

“Itu menunjukan kepemimpinan Dinda-Dahlan tidak terintegrasi dengan baik dan tidak terstruktur secara sitematis serta menunjukkan pak Dahlan tidak punya taring menghadapi Kepala Dinas yang bengel,” cetusnya.

“Termasuk kepala Dinas PU yang dijabat oleh Ir. Nggempo beberapa periode itu tidak harus dibicarakan di ruang terbuka begitu dong, kan lucu jadinya. Malu-maluin diri saja,” tambahnya.

Meskipun begitu katanya, Bupati dan Wakil Bupati Bima Dinda-Dahlan harus menunjukkan keharmonisan bersama perangkat daerah dalam membangun visi Bima Ramah yang menjadi jargonnya membangun Bima ke depan.

Selain mengkritik Wabup Dahlan, Arif juga mengkritik Bupati Bima Dinda Dhamayanti Putri yang sering keluar daerah yang menghabiskan APBD.

“Masa APBD banyak terpakai untuk perjalanan Dinas Bupati yang tidak penting begitu. Bisa jadi kritikan Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu soal pejabat daerah yang sering ke Jakarta juga mengarah ke Bupati Dinda juga itu. Pimpinan daerah harus punya malu dong,” cetusnya. (Iba)