Gubernur Zul Ingatkan Aktivis Tingkatkan Kemampuan di Era Post-Truth

Gubernur Zul Ingatkan Aktivis Tingkatkan Kemampuan di Era Post-TruthReviewed by adminon.This Is Article AboutGubernur Zul Ingatkan Aktivis Tingkatkan Kemampuan di Era Post-TruthMataram (DetikNTB.com),- Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah.,M.Sc menghadiri sekaligus membuka acara Latihan Kader III (Advance Training) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Nusa Tenggara dengan tema ‘Golden Nation dalam Pusaran Era Post-Truth’. Dalam kesempatannya, Gubernur mengingatkan para aktivis mahasiswa yang hadir untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya mengingat era yang sangat […]
Foto: Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada pembukaan LK III BADKO HMI NUSRA di Gedung Sangkareang lingkup Gubernur NTB

Mataram (DetikNTB.com),- Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah.,M.Sc menghadiri sekaligus membuka acara Latihan Kader III (Advance Training) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Nusa Tenggara dengan tema ‘Golden Nation dalam Pusaran Era Post-Truth’.

Dalam kesempatannya, Gubernur mengingatkan para aktivis mahasiswa yang hadir untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya mengingat era yang sangat maju membutuhkan kemampuan dan pengetahuan yang maju pula.

“Sesuatu yang dibutuhkan aktivis mahasiswa sekarang ini adalah kaderisasi yang mengingkatkan kemampuan, jadi di samping berani, disamping galak, minimal ada sedikit pengetahuan,” kata Gubernur di depan seluruh aktivis yang hadir.

Ia mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan anak-anak muda di bangsa ini dapat menjadi pemimpin dan mengisi jabatan-jabatan penting di negera ini.

“Sekarang era yang baru ini memungkinkan anak muda untuk mengakselerasi kemampuannya untuk tampil ke depan, saya tidak heran kalau pak jokowi nanti ada kabinetnya yang berusia muda di bawah 30 atau 35,” terang Bang Zul.

Ia mengungkapkan bahwa di era post-truth ini, dunia sangat banyak berubah, dicontohkannya bahwa di masa depan tentara tidak lagi menggunakan kekuatan fisik saja, namun kemampuan teknologi yang tinggi.

Diakhir sambutannya gubernur menyampaikan sebuah pesan moral untuk para aktivis mahasiswa yang hadir bahwa apapun organisasinya, aktivis mahasiswa harus mampu menziarahi masa depan dengan baik dan tetap menjaga perilaku sebagai mahasiswa yang memiliki ilmu dan adab yang tinggi.

“Menjadi aktivis tidak memberikan kita hak untuk mencaci orang lain, menjadi aktivis tidak memberikan kita kemewahan untuk berkata kasar pada sesama, ajaran agama kita tidak mengajarkan begitu, oleh karena itu yang telah mengikuti Advance Training menjadi aktivis ini buka kerendahan hati untuk berkorban lebih banyak,” pesannya. (Iba)