Gempita Dompu, Jual Bibit Bantuan Untuk Biaya Operasional

Gempita Dompu, Jual Bibit Bantuan Untuk Biaya OperasionalReviewed by adminon.This Is Article AboutGempita Dompu, Jual Bibit Bantuan Untuk Biaya OperasionalDompu-Tidak adanya anggaran yang disediakan untuk menggaji koordinator Kabupaten dan Kecamatan pada program perluasan areal tanam jagung Kementerian Pertanian (Kementan), Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Dompu terpaksa mengurangi jatah bantuan bibit jagung untuk para petani. Koordinator Daerah (Korda) Gempita Dompu, Drs. H. M. Amin mengungkapkan bahwa pada program Kementan ini tidak tersedia anggaran untuk biaya […]
Foto : M. Amin Koordinator Gempita Kabupaten Dompu

Dompu-Tidak adanya anggaran yang disediakan untuk menggaji koordinator Kabupaten dan Kecamatan pada program perluasan areal tanam jagung Kementerian Pertanian (Kementan), Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Dompu terpaksa mengurangi jatah bantuan bibit jagung untuk para petani.

Koordinator Daerah (Korda) Gempita Dompu, Drs. H. M. Amin mengungkapkan bahwa pada program Kementan ini tidak tersedia anggaran untuk biaya operasional dan menggaji koordinator di masing-masing kecamatan. Karena alasan itu, pihaknya menganggap hal itu wajar-wajar saja.

“Kalau tidak begitu siapa yang biayai kami” kata M. Amin saat ditemui detikNTB di rumahnya, Desa Wawonduru Kecamatan Woja belum lama ini.

Baca : 20 TON Bibit Jagung Gempita Diduga Oplosan

Ia menjelaskan, saat ini ada sekitar 320 sak yang berhasil dikumpulkan. 140 sak masih disimpan di gudang miliknya, sedangkan sisanya sudah diuangkan.

“Uang itu untuk menggaji tim IT yang mengurus laporan dan untuk biaya operasional” tegas M. Amin

Menurut M.Amin, pemerintah saja menarik fee di setiap proyek-proyeknya, apalagi pijaknya yang bekerja tanpa gaji. Jika petani memiliki 1,5 Hektar lahan, 1 hektar jatah bantuan untuk petani dan sisanya untuk Gempita Dompu.

“Sekali lagi, kami gunakan uang itu untuk gaji dan biaya operasional anggota” pungkasnya.

Sedangkan Koordinator Gempita NTB yang dihubungi via selular mengatakan bahwa untuk operasional teman-teman Gempita memang tidak ada. Menurut Eka, karena ketiadaan operasional tersebut tidak berarti membenarkan tindakan mengambil benih bantuan untuk petani. Karena gerakann ini sejatinya untuk anak-anak muda yang ingin terjun ke dunia pertanian.

“Jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa pengambilan dan atau pengurangan jumlah benih itu tidak di benarkan dan oleh karena itu kelompok tani berhak untuk menolak dan melaporkan oknum-oknum yang melakukan tindakan tersebut” tegasnya. (51)