Gelar webinar, HMI Badko Balinusra diajak bangun daerah melalui desa

Gelar webinar, HMI Badko Balinusra diajak bangun daerah melalui desaReviewed by adminon.This Is Article AboutGelar webinar, HMI Badko Balinusra diajak bangun daerah melalui desaMataram (Detikntbcom)- Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 2020-2022 Affandi Ismail mengajak pengurus HMI Badko Balinusra untuk membangun Nusa Tenggara Barat melalui desa. Untuk membangun daerah tersebut, konsep yang ditawarkan Ketua Umum yang baru saja terpilih di kongres XXXIII di Kendari Sulawesi Tengah awal tahun kemarin tersebut setiap HMI Cabang di bawah […]
HMI Badko Balinusra menggelar webinar dengan tema Kiprah HMI untuk Daerah

Mataram (Detikntbcom)- Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 2020-2022 Affandi Ismail mengajak pengurus HMI Badko Balinusra untuk membangun Nusa Tenggara Barat melalui desa.

Untuk membangun daerah tersebut, konsep yang ditawarkan Ketua Umum yang baru saja terpilih di kongres XXXIII di Kendari Sulawesi Tengah awal tahun kemarin tersebut setiap HMI Cabang di bawah naungan Badko wajib mempunyai desa binaan.

“Setiap cabang yang tergabung dalam Badko Balinusra harus mempunyai desa binaan sebagai misal membimbing masyarakat untuk produktif serta mengajak pemuda desa binaan untuk kolektif membangun mulai dari desa. Hal ini akan berdampak pada pertumbuhan daerah jika kita membangun melalui istilah akar rumput yakni desa-desa,” jelas Affandi saat menjadi narasumber di acara Webinar dengan tajuk ‘Kiprah HMI Membangun Desa’, Kamis (6/8) malam.

Sebab, ujar mantan aktivis HMI Cabang Makassar ini, HMI mempunyai peran dan tugas dalam membangun serta turut andil dalam mengawal kebijakan daerah. Hal itu terdapat dalam pedoman Khito perjuangan yaitu menjadikan kader HMI yang disebut insan mujtahid, insan muabid, insan mujahid, dan insan mujaddid.

“Dimana setiap kader HMI khususnya ruang lingkup Badko Balinusra harus menjadi insan pembaharu (mujadid) yang mendatangkan perubahan-perubahan pada daerah,” sambungnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi sebagai keynot speaker dalam webinar tersebut menjelaskan setiap daerah di NTB memiliki potensi yang berbeda, baik itu Lombok dengan pariwisatanya, Bima dengan pertaniannya dan sumbawa dengan maritimnya, perlu kiranya agar anak-anak muda dalam mengawal dan membangun daerah harus terlibat dari desa-desa untuk menuju pada pertumbuhan daerah.

“Dengan cara mengembangkan setiap potensi yang terdapat pada masing-masing wilayah,” katanya.

Sementara, Ketua Badko Balinusra Arif Kurniadin menegaskan bahwa kader HMI harus tolitas dalam perkaderan dan perjuangan dalam rangka mengawal setiap kebijakan yang berimplikasi pada pertumbuhan daerah.

“Ini merupakan tanggung jawab kita selaku kader HMI sebagaimana sesuai dengan tujuan HMI yaitu terbinanya mahasiswa islam menjadi insan ulil albab yang turut bertanggung jawab atas terwujudnya tatanan masyarakat yang diridoi Allah SWT,” katanya.

Sarjana Hukum Universitas Nahdlatul Wathan ini mengajak semua kader HMI di bawah naungan Badko untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu dualisme yang akan mengakibatkan devaluasi pada pengkaderan dan perjuangan.

“Kader HMI harus menghargai keputusan kongres sebagai rekomendasi kita bersama dan kita harus menghorma keputusan vinal dan tertinggi itu,” tegas Arif.

Webinar tersebut selain melibatkan seluruh kader HMI se-Balinusra juga diikuti oleh dua senior HMI Cabang Mataran yaitu Zulkipli dan Ahmad Nuralam. (Iba)