Eksekutif Sodorkan 4 Buah Raperda di Dewan NTB   

Eksekutif Sodorkan 4 Buah Raperda di Dewan NTB   

Mataram,- Setelah empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa DPRD NTB ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda), kini pihak eksekutif atau pemerintah Provinsi NTB menyodorkan empat (4) Raperda.

Keempat buah Raperda yang disodorkan pihak eksekutif tersebut yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah  Daerah (RPJMD) Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2018-2023, Rencana Umum Energi Daerah, Pengelolaan Sampah, dan Raperda tentang Pengelolaan Hutan.

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimasnyah dalam sambutanya berharap di hadapan Pimpinan Sidang yakni Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda didampingi Wakil Ketua I TGH. Mahally Fikri dan Wakil Ketua III H. Abdul Hadi yang dihadiri oleh sejumlah kepala OPD dan Forkopimda, TNI dan Polri menyampaikan bahwa penjelasannya terhadap 4 buah Raperda tersebut bisa menggambarkan potret  umum tentang pentingnya kebutuhan dan kehadiran regulasi daerah yang butuhkan.

Berita terkait: 4 Buah Raperda Prakarsa Dewan NTB Ditetapkan Jadi Perda

“Saya harap seluruh regulasi daerah yang dibahas dan ditetapkan di gedung yang mulia ini, senantiasa bisa menjawab dan menghadirkan regulasi daerah yang berkualitas, sebagai pijakan kita untuk terus melangkah mencapai visi NTB Gemilang,” harapnya.

Selain itu, bang Zul sapaannya ini juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan DPRD beserta seluruh anggota DPRD Provinsi NTB yang telah memelihara hubungan harmonis dan sinergi yang luar biasa.

“Juga kepada seluruh jajaran birokrasi pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, saya ucapkan apresiasi atas ikhtiar maksimal selama ini,” ucapnya.

Sementara, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) H. Makmun menyambut baik dan sangat mengapresiasi atas usulan Raperda inisiatif Pemerintah Provinsi NTB tersebut. Dia menyampaikan, pembangunan daerah juga harus memperhatikan aspek-aspek pembangunan yang berkelanjutan.

“Pemerintah hendaknya dalam perumusan permasalahan dan isu-isu strategis dalam membangun NTB hendaknya memperhatikan juga aspek Sustainable Development Goals (SDG’s) atau tujuan pembangunan berkelanjutan demi kemaslahatan masyarakat NTB khususnya” terang ketua Bapemperda dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini. (Iba)