Bupati dan Sekda Lobar Umrah, Banyak OPD Keluar Daerah

Bupati dan Sekda Lobar Umrah, Banyak OPD Keluar DaerahReviewed by adminon.This Is Article AboutBupati dan Sekda Lobar Umrah, Banyak OPD Keluar DaerahLombok Barat,- Pasca Umrah Bupati dan Sekda Lombok Barat (Lobar) meski sudah ada yang ditunjuk Pelaksana Harian (Plh), namun nampak ikut dimanfaatkan oleh sejumlah OPD, para pejabat eslon II, III dan IV, berangkat ke luar daerah. Padahal, keberangkatan mereka ini sendiri melalui izin yang selektif dari pejabat terkait. Plh Bupati Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih yang […]
Foto: Plh Bupati Lombok Barat Hj. Bq Eva Nurcahyaningsih

Lombok Barat,- Pasca Umrah Bupati dan Sekda Lombok Barat (Lobar) meski sudah ada yang ditunjuk Pelaksana Harian (Plh), namun nampak ikut dimanfaatkan oleh sejumlah OPD, para pejabat eslon II, III dan IV, berangkat ke luar daerah. Padahal, keberangkatan mereka ini sendiri melalui izin yang selektif dari pejabat terkait.

Plh Bupati Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih yang ditemui menjawab, pejabat yang berangkat ke luar daerah memang ada keperluan kedinasan yang sangat penting.

“Bukan (ngelencer) sebab ada program yang harus disingkronisasi. Itu kan menyangkut kepentingan. Pun ada yang terjadwal ikut pansus. Kalau tidak penting-penting saya tidak kasih perjalanan dinas,” papahnya.

Dikatakan, pejabat eslon II yang diijinkan berangkat ke luar daerah, karena akan mendatangkan manfaat bagi daerah, bukan semata jalan-jalan.
Soal kinerja OPD kata Eva, memang perlu ditingkatkan. OPD ini justru harus peka terhadap persoalan keluhan masyarakat bawah, terkait masalah sampah misalnya.

“OPD diminta memanfaatkan NTB Care untuk memahami masalah keluhan dan kebutuhan masyarakat bawah,” jelas dia.

Dia menekankan agar group Pemda agar peka terhadap persoalan masyarakat. Terlebih sekarang ini bukan akhir masa pemerintahan Bupati H. Fauzan, tetapi awal masa pemerintahan Bupati sesuai hasil pilihan rakyat.

“Semua OPD harus mendukung beliau, jangan cuek. Mari tunjukkan kerja dan kinerja. Manfaatkan aplikasi NTB CARE untuk memahami keluhan dan kebutuhan masyarakat,” pintanya.

Himbauan saya ucap Eva, sebagai upaya membangkitkan OPD agar menunjukkan kinerja yang lebih baik. Ini kan motivasi agar bisa disikapi, karena sebelumnya, persolan kebutuhan masyarakat diketahuinya lewat media massa.

Menurutnya banyak sekali kasus-kasus yang mencuat dan belum terselesaikan dengan maksimal dibawah. Ia sendiri ingin melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD, sejauh mana persoalan yang muncul agar ditindaklanjuti.

“Seperti sampah dan warga yang sakit berat, ini kan butuh penanganan segera (responsive) harusnya,” tandasnya.

Sementara itu Plh Sekda Lobar Hj Lale Prayatni mengakui banyak pejabat terutama eslon III dan IV yang berangkat ke luar daerah. Namun keberangkatan mereka bukan memanfaatkan kepergian Bupati dan sekda. Sebab sesuai garis sekda bahwa selama ada undangan maka pejabat harus hadir.

“saya tidak bisa melarang, karena ada undangan rapat di luar daerah. Bukan karena pak bupati tidak ada, tapi keberangkaan mereka berdasarkan aturan”jelas dia.

Diakui eslon II kata dia tidak banyak, namun yang banyak adalah esleon III, tutupnya. (W@N)